Pendampingan Pembelajaran Ikhtilaf di Era Modern sebagai Upaya Meningkatkan Pemahaman Keislaman pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung
Keywords:
Pendampingan, Ikthilaf, MahasiswaAbstract
Pesatnya perkembangan teknologi informasi memudahkan mahasiswa dalam mengakses berbagai pandangan keagamaan, namun hal ini juga menimbulkan tantangan berupa kebingungan dan sikap fanatik akibat kurangnya kemampuan dalam menyaring informasi. Di Universitas Muhammadiyah Bandung, mahasiswa sebagai generasi intelektual perlu memahami konsep ikhtilaf dalam Islam untuk menjaga keharmonisan beragama di tengah keberagaman pandangan. Namun, pembelajaran agama yang cenderung fokus pada satu mazhab menghambat pemahaman menyeluruh terhadap perbedaan pendapat dalam Islam. Kondisi ini semakin diperparah oleh arus informasi yang tidak selalu valid di media digital. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan yang berbasis nilai Islam rahmatan lil 'alamin untuk memperdalam pemahaman mahasiswa tentang ikhtilaf dan membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir kritis. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu mahasiswa menyikapi perbedaan dengan bijaksana, serta menjadi generasi yang memiliki toleransi dalam masyarakat. Pengabdian ini dilaksanakan pada 21 Januari 2023 di Risalah Coffee Bandung, dimulai dengan pengantar mengenai tujuan dan materi tentang ikhtilaf, moderasi Islam, serta studi kasus. Mahasiswa kemudian berdiskusi dalam kelompok untuk menyusun solusi, hasil diskusi kemudian dipresentasikan dan dievaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa ikhtilaf dipandang positif sebagai ruang untuk keragaman intelektual yang perlu dihadapi dengan sikap moderat dan toleran. Pendampingan ini berhasil meningkatkan pemahaman mahasiswa, yang kini lebih terbuka dan konstruktif dalam berdiskusi serta siap menyikapi perbedaan dengan bijak. Kegiatan ini berperan penting dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan moderasi untuk menciptakan masyarakat yang inklusif dan damai.